Total Kadar Kolesterol dan Lemak dalam Darah

Tidak ada garis batas yang absolut mengenai angka dan ambang batas kadar kolesterol dan lemak dalam darah. Namun, dari hasil penelitian yang intensif dan dalam jangka waktu yang cukup lama dan meliputi sejumlah besar populasi atau yang lebih dikenal dengan “longitudinal study”, para peneliti ilmu kedokteran telah meletakkan pedoman besaran angka-angka yang sebaiknya digunakan sebagai ambang batas kadar kolesterol dalam darah.

kadar kolesterol dan lemak dalam darah

Penelitian ini juga menunjukkan identifikasi dampak-dampak yang mungkin timbul bila angka-angka atau ambang batas tersebut terlampaui. Berikut beberapa institusi yang telah merumuskan angka kadar kolesterol dalam darah.

National Institute of Health (NIH) – USA

Badan tersebut menganjurkan angka-angka sebagai berikut.

  • Kadar kolesterol darah yang diinginkan = 200 mg/dl atau kurang.
  • Kadar kolesterol darah sedang atau ambang batas tinggi (borderline high) = 200 – 239 mg/dl.
  • Kadar kolesterol tinggi = lebih dari 240 mg/dl.

Organisasi ini mencapai konsensus pada 1994 mengenai kadar kolesterol yang dihubungkan dengan umur dan risiko penyakit jantung koroner (PJK), terlihat pada Tabel 1.

Tabel 1. Hubungan Kadar Kolesterol dengan Risiko PJK dan Umur

Umur Kadar kolesterol (mg/dl) dan risiko PJK
Risiko rendah Risiko moderat Risiko tinggi
20 – 29 tahun 200 201 – 220 > 220
30 – 39 tahun 220 221 – 240 > 240
> 40 tahun 240 241 – 260 > 260

Sumber: NIH Consensus Conference

Untuk menilai tinggi rendahnya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam darah, umumnya digunakan standar NIH, yaitu sebagai berikut.

  • Kadar LDL yang diinginkan ≤ 130 mg/dl
  • Ambang batas tinggi = 131 – 159 mg/dl
  • Kadar LDL tinggi ≥ 160 mg/dl

Angka-angka dari NIH digunakan sebagai acuan di berbagai instansi kesehatan di banyak negara. NIH juga menyimpulkan telah cukup bukti bahwa menurunkan total kolesterol dan LDL dengan diet, olahraga, atau obat bisa mengurangi terjadinya PJK.

Multiple Risk Factor Intervention Trial (MRFIT) – USA

MRFIT meneliti hubungan antara total kolesterol dan PJK. Selama enam tahun mereka meneliti 350 ribu laki-laki dewasa berumur 35 – 57 tahun yang tidak memiliki sejarah serangan jantung. Penelitian itu menunjukkan bahwa risiko akibat PJK mulai terlihat meningkat secara perlahan-lahan pada kadar kolesterol 180 mg/dl. Risiko ini juga akan semakin meningkat pada level kolesterol 200 mg/dl dan menjadi tiga kali lipat pada kadar 245 mg/dl.

LDL-kolesterol jahat

LDL mengandung paling banyak kolesterol dari semua lipoprotein dan merupakan pengirim kolesterol utama dalam darah. Sel-sel tubuh memerlukan kolesterol untuk bisa tumbuh dan berkembang secara semestinya. Sel-sel ini memperoleh kolesterol dari LDL. Walaupun demikian, jumlah kolesterol yang bisa diserap sebuah sel ada batasnya. Oleh karena itu, orang yang mengonsumsi banyak lemak jenuh akan memiliki  kadar LDL tinggi di dalam darah.

Manfaat memeriksakan LDL adalah bila angka total kolesterol ada pada ambang batas tinggi sehingga perlu dievaluasi lebih lanjut apakah hal itu disebabkan oleh LDL yang tinggi ataukah HDL (High Density Lipoprotein) yang tinggi.

Sebagian besar (70 – 80 persen) kasus kenyataan di atas disebabkan oleh LDL yang tinggi. Sebaliknya, bila hal itu disebabkan oleh angka HDL yang tinggi dan LDL rendah maka kondisinya dinyatakan baik.

HDL-kolesterol baik

Telah disebutkan di muka bahwa HDL bersifat protektif terhadap kemungkinan pengendapan atherosclerosis dalam arteri. Jika kadar HDL dalam darah rendah, risiko terhadap PJK pun meningkat. Sebaliknya, bila kadar HDL tinggi maka risiko PJK rendah.

Meskipun sebagian besar kolesterol dalam darah dibawa oleh LDL, tetapi sejumlah kecil kolesterol yang dibawa oleh HDL pun akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksa kadar kolesterol HDL, terutama bila seseorang mempunyai sejarah keluarga yang memiliki PJK prematur, pernah terkena serangan jantung, angina pectoris, atau stroke.

Seperti halnya dengan total kolesterol dan LDL, untuk menilai tinggi rendahnya kadar HDL digunakan angka standar NIH.

Demikian info tentang Total Kadar Kolesterol dan Lemak dalam Darah semoga bermanfaat.

Referensi:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.