Terapi Warna untuk Kolesterol

komunitas sb1m

Terapi Warna untuk Kolesterol – Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa sadar warna dapat mempengaruhi tubuh kita. Dapat dibayangkan bila pasien tinggal di suatu ruangan yang berwarna hitam kelam atau cokelat tua, pasti tubuh dan pikiran pasien enggan untuk berlama-lama tinggal di tempat tersebut.

Terapi Warna untuk Kolesterol

Contoh sederhana tersebut menjadi salah satu dasar dari terapi warna ini. Bila kombinasi warna tertentu dapat menyebabkan pikiran menjadi stres dan depresi, pasti ada kombinasi warna lain yang bisa menyebabkan pikiran tenang dan rileks.

Penggunaan terapi warna ini sudah mempunyai sejarah yang cukup lama. Pada zaman Mesir Kuno sudah dibuat suatu bangunan penyembuhan dengan cahaya dan warna. Penggunaan warna pun digunakan secara luas di India dan Cina sampai saat ini. Sementara penggunaan terapi warna di AS dan Eropa mulai berkembang sejak pertengahan abad ke-19.

Telah banyak penelitian yang dilakukan mengenai efek warna pada tubuh. Penelitian di Norwegia mencatat bahwa orang yang tinggal di ruangan berwarna biru mempunyai termostat (ambang suhu tubuh) 3 derajat lebih tinggi dibanding dengan orang yang tinggal di ruangan berwarna merah.

Nick Humprey dari Universitas Cambridge menemukan bahwa paparan warna merah dapat mengakibatkan perubahan emosional, detak jantung, tahanan kulit, dan aktivitas listrik otak. Penelitian lain menunjukkan bahwa warna merah dapat pula menurunkan ambang rangsang nyeri, artinya pasien akan lebih sensitif terhadap nyeri.

Pasukan Synergy

Perlu diingat bahwa terapi warna dapat memberikan efek perubahan fisiologis lebih dari sekedar efek psikologis stimulus penglihatan. Sebagai contoh warna merah dapat mengakibatkan terangsangnya sistem saraf otonom sedangkan warna biru mempunyai efek menenangkan. Warna ultraviolet sering digunakan untuk bayi yang lahir ikterik (berwarna kuning).

Pasukan Synergy

Praktisi terapi warna percaya bahwa karena semua materi merupakan bentuk dari energi maka aplikasi energi ke dalam tubuh akan mempengaruhi keadaan sehat maupun sakit. Pada orang yang sakit, tubuhnya kekurangan satu atau beberapa warna tertentu.

Cahaya merupakan salah satu bentuk energi dan cahaya ini dapat dipecah menjadi beberapa warna. Inti dari terapi warna adalah mengaplikasikan satu atau lebih warna untuk menjaga keseimbangan energi dalam tubuh.

Ada berbagai cara untuk mengetahui kebutuhan warna bagi tubuh. Bila berkunjung ke praktisi terapi warna maka ada beberapa praktisi yang mengatakan dapat melihat ‘aura’ (lapisan warna yang mengelilingi tubuh) dan mengatakan langsung warna apa yang dibutuhkan oleh tubuh.

Teknik fotografi pun telah digunakan untuk melihat aura. Teknik ini didasarkan pada fotografi Kirlian, yaitu suatu teknik fotografi dengan frekuensi tinggi yang ditemukan di Rusiatahun 1940.

Banyak praktisi terapi warna percaya bahwa setiap orang mempunyai kemampuan naluri untuk menentukan sendiri warna apa yang mereka butuhkan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh. Sebagai contoh, ada salah satu teknik terapi warna yang disebut dengan Aurasoma. Teknik ini menggunakan botol-botol kecil yang berisi lapisan warna dari minyak esensial dan ekstrak tumbuhan. Kebanyakan botol kecil ini terdiri dari dua warna dengan 90 kombinasi.

Tekniknya, pasien mengambil 4 botol yang berisi kombinasi warna yang pasien sukai. Kemudian, pasien dapat menggunakan minyak esensial dalam botol tersebut untuk dipakai pada kulit. Tidak ada batasan waktu berapa lama pasien menggunakan terapi warna ini. Pasien dapat melakukannya selama menurutnya teknik ini baik.

Demikian info tentang Terapi Warna untuk Kolesterol semoga bermanfaat.

Sumber: Care Your Self Kolesterol

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply