Terapi Bekam atau Kop untuk Penderita Kolesterol

komunitas sb1m

Terapi Bekam atau Kop untuk Penderita Kolesterol – Bekam atau kop adalah suatu teknik penyembuhan kuno yang menggunakan suatu benda sebagai alat penyedot. Pengobatan ini berasal dari Cina dan menyebar ke Timur Tengah. Kop dalam bahasa Cina dinamakan Pa Guan Qi atau Pa Ho Kwam. Sementara kata “bekam” berasal dari Aceh, khususnya di daerah Gayo.

Terapi Bekam atau Kop untuk Penderita Kolesterol

Bekam atau kop diartikan sebagai peristiwa pengisapan darah dengan alat menyerupai tabung, lalu darah dikeluarkan dari permukaan kulit dengan penyayatan. Pengobatan dengan sistem bekam sudah menyebar ke daratan Eropa dan Australia termasuk Amerika dan Indonesia. Alat Bekam atau kop ini juga bisa dimanfaatkan sebagai alat kerik, yaitu dengan cara melumasi area badan yang akan dikerik menggunakan vaselin, balsam, ataupun minyak kelapa.

Pada zaman dahulu di Cina, jika ada prajurit terkena panah maka akan digunakan kop yang terbuat dari bambu dengan salah satu bagian ujungnya tertutup atau berupa tanduk yang isinya telah dikeluarkan dan dibersihkan terlebih dahulu. Benda ini digunakan untuk menyedot racun yang berada di sekitar anak panah. Sesuai dengan kemajuan zaman, alat berupa bambu dan tanduk diganti dengan mangkuk atau gelas.

Nenek moyang bangsa Indonesia telah lama mempraktikkan kop dengan alat berupa jeruk nipis dibelah dua dan dikeluarkan isinya. Dalam perkembangannya, peran jeruk nipis sebagai alat kop digantikan oleh bola bekel yang terbuat dari karet. Dengan cara, bola bekel dibelah menjadi dua. Untuk meningkatkan efek penyembuhan, terkadang irisan bola direndam di dalam minyak tanah selama beberapa jam atau selama satu malam.

Di Indonesia, terapi bekam memang belum banyak diteliti kebenaran manfaatnya. Namun, nenek moyang bangsa Indonesia telah lama menggunakan kop untuk mengobati masuk angin dan pusing-pusing. Caranya, titik yang akan dibekam diolesi dengan alkohol 70 persen agar steril. Proses berikutnya, daerah tersebut dibekam hingga kulit terlihat tertarik dan berwarna kemerahan.

Selanjutnya, permukaan kulit disayat dengan pisau bedah steril sehingga akan keluar darah kotor. Setelah darah keluar, daerah itu disedot lagi dengan bekam hingga keluar getah bening. Getah bening ini yang berfungsi menutup lapisan yang tersayat. Asal dilakukan dengan benar, bekam tidak berbahaya.

Pasukan Synergy

Namun, bekam tidak dianjurkan untuk penderita diabetes, pasien yang fisiknya lemah, penderita infeksi kulit merata, kanker darah, wanita hamil dan rentan keguguran, penderita hepatitis A dan B, penderita anemia, pasien yang sedang menjalani cuci darah, dan pasien dengan penyakit mudah pecah pembuluh darah.

Pasukan Synergy

Alat bekam modern berupa gelas atau mangkuk plastik tembus pandang yang dilengkapi dengan pompa penyedot, Alat buatan Beijing-Cina ini bisa diperoleh di pasaran dengan mudah dengan harga yang sangat terjangkau.

Cara kerja alat kop modern yang terbuat dari plastik transparan ini sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh orang awam yang bukan berasal dari kalangan akupunturis maupun dari kalangan pengobat alternatif. Alat kop dijual bebas, biasanya di toko-toko obat tradisional Cina, di toko alat kedokteran, dan mungkin juga di apotik.

Pengobatan bekam terbukti bermanfaat karena orang yang melakukan pengobatan dengan bekam dirangsang pada titik saraf tubuh seperti halnya pengobatan akupuntur. Namun, dalam akupuntur yang dihasilkan hanya perangsangan saja, sedangkan pada bekam selain dirangsang juga terjadi pergerakan aliran darah.

Pembekaman biasanya dilakukan pada permukaan kulit (kutis) dan jaringan bawah kulit (subkutis) sehingga jaringan ini akan “rusak”. Kerusakan disertai dengan keluarnya darah akibat bekam akan diikuti juga dengan keluarnya beberapa zat berbahaya, seperti serotonin, bistamin, bradikain, dan zat-zat berbahaya lainnya.

Bekam juga menjadikan mikro sirkulasi pembuluh darah sehingga timbul efek relaksasi pada otot sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Khusus bagi penderita stroke, bekam dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dengan turunnya tekanan darah, resiko stroke pun dapat berkurang, khususnya stroke yang terjadi akibat hipertensi.

Demikian info tentang Terapi Bekam atau Kop untuk Penderita Kolesterol semoga bermanfaat.

Sumber: Care Your Self Kolesterol

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply