Persiapan Sebelum Menjalankan Olahraga

komunitas sb1m

Persiapan Sebelum Menjalankan Olahraga – Olahraga harus baik dalam arti memberi manfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui status kesehatan dan tingkat kebugaran agar dapat dipilihkan olahraga yang sesuai. Jangan lupa untuk menyampaikan pada dokter obat-obatan apa saja yang sedang digunakan saat ini.

Persiapan Sebelum Menjalankan Olahraga

Pemilihan jenis olahraga sebaiknya dikonsultasikan pada dokter agar manfaat berolahraga dapat diperoleh. Misalnya bila kadar lipid darah atau kolesterol darah tinggi dan disertai dengan masalah kesehatan lain (seperti obesitas, diabetes, atau hipertensi) maka olahraga tidak boleh dilakukan tanpa supervisi dari petugas medis.

Hal ini perlu dilakukan agar Anda dapat berolahraga dengan aman dan tujuan berolahraga dapat dicapai. Selain itu, perlu juga diketahui pola dan tingkat aktivitas fisik serta tahap kesiapan untuk menjalani program latihan. Pola maupun tingkat aktivitas fisik dapat memberi gambaran gaya hidup seseorang, sedangkan tahap kesiapan dapat menggambarkan motivasi seseorang dalam melaksanakan program latihan.

Seluruh hasil pemeriksaan yaitu status kesehatan, tingkat kebugaran jasmani, tingkat aktivitas fisik, serta tingkat motivasi akan menjadi dasar dalam menyusun sebuah program olahraga yang sesuai.

Olahraga harus selalu dimulai dengan pemanasan kemudian dilanjutkan dengan latihan inti dan diakhiri dengan pendinginan.

Pasukan Synergy

1. Pemanasan

Bertujuan untuk menyiapkan tubuh saat melakukan olahraga sehingga bisa terhindar dari cidera. Pemanasan dilakukan dengan berjalan perlahan dan kemudian dilanjutkan dengan peregangan otot terutama otot-otot yang nantinya akan digunakan dalam olahraga.

Pemanasan dan peregangan ini dilakukan sekitar 10 – 15 menit. Pemanasan akan meningkatkan denyut jantung dan pernapasan. Dengan demikian secara fisiologis organ tubuh seperti jantung dan paru-paru dapat bekerja lebih efisien dan aman menerima beban latihan yang lebih berat.

2. Latihan Inti

Latihan ini bisa merupakan latihan daya tahan jantung atau latihan aerobik. Hal yang penting diperhatikan pada latihan inti adalah agar intensitasnya tetap terjaga yaitu ada dalam kisaran nadi latihannya. Latihan aerobik bisa berupa jalan kaki, bersepeda, jalan di treadmill, berenang dan senam aerobik. Pilih jenis latihan aerobik yang sifatnya ritmis agar intensitas latihannya dapat terjaga. Latihan inti lainnya yang dapat dilakukan adalah latihan kekuatan dan daya tahan otot, bisa menggunakan beban ringan atau beban tubuh sendiri.

3. Pendinginan

Pasukan Synergy

Pendinginan dilakukan selama kira-kira 10-15 menit. Tujuan pendinginan adalah untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti sebelum berolahraga. Caranya adalah dengan perlahan-lahan menurunkan intensitas latihan dan kemudian melakukan perenggangan. Misalnya sesudah olahraga jalan kaki maka secara perlahan-lahan kecepatan berjalan dikurangi untuk mencegah darah terkumpul di tungkai.

Bila kecepatan berjalan dihentikan secara mendadak dapat mengakibatkan pusing atau bahkan sampai pingsan karena darah masih terkumpul di daerah tungkai. Selain itu, kadar katekolamine (hormon yang dikeluarkan oleh tubuh kelenjar adrenal dalam keadaan stres) yang masih tinggi dapat mengakibatkan gangguan irama jantung.

Yang perlu diperhatikan sebelum berolahraga

  • Olahraga dilakukan 1 – 2 jam sebelum dan setelah makan.
  • Minum cukup sebelum, selama, dan sesudah berolahraga.
  • Tidak melakukan olahraga di lingkungan yang berudara panas atau di lingkungan dengan polusi udara yang tinggi.
  • Memakai pakaian yang nyaman, tidak ketat, dan menggunakan pakaian dalam (seperti penopang payudara) yang sesuai.
  • Menggunakan sepatu yang sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan.
  • Menghitung nadi latihan dengan cara meraba denyut nadi di pergelangan tangan pada sisi yang sama dengan ibu jari. Denyut nadi dihitung selama 15 detik dimulai dari nol.
  • Mengetahui target nadi latihan karena setiap orang memiliki target nadi latihan yang tidak sama. Usahakan agar denyut nadi berada pada target nadi latihan atau intensitas latihan yang dianjurkan (intensitas rendah, sedang, atau tinggi) agar manfaat latihan dapat diperoleh.
  • Bernapas secara teratur dan tidak menahan napas pada waktu berolahraga.
  • Olahraga sebaiknya dihentikan bila timbul sakit kepala, nyeri dada, sesak napas, atau nyeri otot.

Demikian info tentang Persiapan Sebelum Menjalankan Olahraga semoga bermanfaat.

Sumber: Care Your Self Kolesterol

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Komunitas SB1M
loading...
Hosting Berkualitas

Leave a Reply