Asana atau Gerak Senam dalam Yoga

Sekarang kami akan jelaskan mengenai Asana atau Gerak Senam dalam Yoga. Asana adalah bagian dari hatha yoga atau penguatan hidup yang diciptakan berdasarkan pada kehidupan hewan dan tumbuh-tumbuhan yang dapat bertahan terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan di sekitarnya. Hal inilah yang menyebabkan banyak sekali nama asana gerakan / sikap senam yoga yang mengambil nama hewan ataupun tumbuh-tumbuhan.

Asana atau Gerak Senam dalam Yoga

Hatha yoga menurut arti katanya adalah pengertian yang sedalam-dalamnya tentang gerak matahari (ha) dan daya gerak bulan (tha) yang bergabung menjadi satu melalui latihan-latihan khusus. Dalam hal ini adalah asana dan pranayama. Ha atau matahari bersifat yang / jantan, sedangkan tha atau bulan bersifat yin / betina.

Hal yang perlu dipahami bahwa tidak semua perlu dilatih oleh setiap orang. Melakukan beberapa asana sesuai dengan kebutuhan adalah merupakan sikap bijaksana. Dalam hal ini yang akan diperagakan adalah gerakan-gerakan yang bertujuan untuk mengatasi hiperkolesterol.

1. Vajrasana

Gerakan vajrasana, atau lebih dikenal sebagai gerakan halilintar, ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan, misalnya dalam hal berikut

  • Menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh.
  • Memelihara semangat dan pikiran.
  • Merawat seluruh anggota gerak bawah / kaki serta menghilangkan kelelahan dan pegal linu pada kaki.
  • Melancarkan sirkulasi darah dan dianjurkan bagi penderita hiperkolesterol.
  • Melakukan sikap ini selama beberapa menit atau kurang lebih lima menit dapat membantu mencerna makanan dan menghilangkan gangguan pada daerah perut.
  • Sangat bermanfaat bagi yang senang melakukan meditasi. Dalam meditasi Cina, sikap ini dinamakan sikap cing-co.

Berikut ini adalah langkah-langkah gerakan vajrasana.

  • Duduk pada alas yang datar dengan sikap bertekuk lutut.
  • Letakkan kedua telapak kaki di bawah pantat dengan jari-jari bersentuhan.
  • Topang berat tubuh oleh lutut dan kaki di bawah pantat.
  • Tempelkan kedua tangan pada lutut.
  • Tegakkan kedua pundak dan tarik perut ke dalam.
  • Tatap kedua mata ke arah depan dengan tajam.
  • Biarkan pikiran dan pernapasan secara bebas.

2. Sikap kura-kura bertapa (Kurmasana)

Sikap ini sering disebut sebagai pose bayi dalam kandungan. Adapula dalam literatur yang menyebutkan pose ini dengan nama pindasana. Manfaat gerakan kurmasana adalah sebagai berikut.

  • Membuang udara sisa yang ada di paru-paru sebanyak mungkin.
  • Memperkuat tulang belakang, otot pinggang, dan tulang panggul.
  • Merangsang kelenjar adrenal dan memijat organ dalam tubuh.
  • Merangsang aliran darah ke otak dan menambah daya pikir.
  • Memberi kesegaran pada wajah.
  • Menenangkan ketegangan saraf, emosi, dan pikiran.
  • Merangsang gerak peristaltik/gerak otomatis usus, mencegah sembelit, memperbaiki sistem pencernaan, dan menanggulangi hiperkolesterol.

Langkah-langkah melakukan gerakan kurmasana adalah sebagai berikut.

  • Duduk dalam sikap halilintar/vajrasana. Pindahkan kedua tangan ke belakang samping telapak kaki.
  • Keluarkan napas sambil membungkukkan tubuh ke depan sampai dahi menyentuh tanah. Rapatkan dada pada kedua paha, lalu kedua punggung dan telapak tangan menyentuh lantai.
  • Pertahankan sikap ini sambil bernapas secara halus dan dalam.
  • Setelah selesai latihan, julurkan kedua kaki ke depan, lalu gerakan dan renggangkan.

3. Matsyasana

Matsyasana yang lebih dikenal sebagai sikap ikan bermanfaat antara lain untuk memperkuat organ hati, paru-paru, jantung, limpa, dan pankreas. Manfaat lainnya adalah sebagai berikut.

  • Memperkuat organ hati, paru-paru, jantung, limpa, dan pankreas.
  • Memperkuat fungsi lambung sehingga baik dilatih bagi penderita hiperkolesterol dan mengatasi sembelit.
  • Melatih kelenturan tulang-tulang belakang dan memperkuat otot-otot punggung.
  • Menghilangkan pegal-pegal pada leher dan pundak.
  • Melancarkan Pernapasan.
  • Baik untuk penderita asma dan masalah pernapasan.
  • Merangsang aliran darah ke otak.

Berikut ini adalah langkah-langkah melakukan gerakan matsyasana.

  • Berbaring telentang, kaki lurus, dan kedua tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke bawah.
  • Tekuklah tangan dengan cara mendorong siku ke arah kepala, lalu angkat dada dari lantai sambil melengkungkan punggung.
  • Dengan hati-hati, turunkan kepala ke pundak, lalu turunkan puncak kepala sampai menyentuh lantai.
  • Dengan hati-hati, kembalilah ke posisi semula.
  • Lakukan gerakan menekan lutut ke arah dada sambil tidur telentang. Gerakan ini dapat mengendurkan otot-otot tubuh, terutama otot punggung setelah melakukan sikap ikan.

PERINGATAN:

  • Hindari sikap ikan bila sedang menderita hernia pada perut atau mengalami rasa nyeri pada leher.
  • Hindari sikap ikan bagi penderita sakit kepala, pusing, migrain, dan masalah keseimbangan.
  • Hindari gerakan ini bila sedang haid.
  • Tidak dianjurkan bagi penderita penyakit gondok/tiroid dan paratiroid.

Demikian info tentangĀ Asana atau Gerak Senam dalam Yoga semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.